Tugas Mata Kuliah CISM

Malfa Denesti
1401162340


Add Task Week 5 

1. Sebutkan perbedaan dan persamaan DSS dan EIS
2. Berikan contoh nyata penerapan DSS (baik software, applikasi ataupun dalam bentuk hardware produk) dan jelaskan menggunakan Work Flow diagram cara kerjanya.



Jawaban : 



1.  Perbedaan DSS dan EIS

EIS :

* Sistem informasi ini dirancang untuk para pejabat tinggi untuk mengambil keputusan pada  perusahaan besar.

* Fitur dan fungsi yang dimiliki jauh lebih baik dari DSS, sehingga dapat digunakan oleh para eksekutif untuk membantu mereka dalam mengambil keputusannya.
* Informasi yang disajikan EIS dapat berupa grafik, tabel dan teks.

DSS : 

* Untuk memecahkan masalah-masalah rumit yang “mustahil” dilakukan dengan kalkulasi manual. (Sprague et.al., 1993)

* Sistem informasi ini lebih membantu karyawan dalam membuat keputusan bahkan untuk   tugas-tugas sehari-hari.
*  Fitur dan fungsi yang dimiliki tidak sesempurna EIS.
* Bentuk laporan yang dihasilkan biasanya berbentuk grafik (chart) dan bersifat on- demand (kapan dibutuhkan).
*  Dimana data dan model analisis sebagai komponen utama. (Sprague et.al., 1993)
*  Melalui cara simulasi yang interaktif. (Sprague et.al., 1993)


Persamaan DSS  dan EIS 



* Sama-sama dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam memecahkan masalah pada sebuah organisasi/perusahaan.
Sama-sama bertujuan untuk memberikan informasi yang representative.
* Menghemat waktu pencapaian jalan keluar masalah
* Sama-sama tidak bisa dibangun apabila MIS belum berhasil diimplementasikan  secara baik dalam sebuah perusahaan.


2.  Contoh nyata penerapan DSS (baik software, applikasi ataupun dalam bentuk hardware produk) dan jelaskan menggunakan Work Flow diagram cara kerjanya.


PENGGUNAAN DSS PADA TELKOM E-SERVICE DI DALAM PT.TELKOM



Di dalam era persaingan yang ketat, rencana dalam jangka menengah dan panjang tidak lagi menarik karena tuntutan supply dan demand selalu bergeser dalam periode yang cepat. Decision Support System (DSS) sebagai metode pengambilan keputusan yang taktis untuk pengembangan fasilitas telekomunikasi diperlukan karena perubahan kriteria dan asumsi pendukung yang juga berubah dengan sangat cepat.

Di dalam hal ini PT TELKOM membuat  suatu aplikasi yang dapat dipergunakan untuk mempermudah PT. Telkom dalam pengambilan keputusan yang cepat dan akurat yang diambil berdasarkan data dan fakta yang berada di lapangan.
Aplikasi yang menggunakan Telkom e-service akan membantu pengambilan keputusan karena hasilnya yang bersifat matematis. Sebagai kesimpulan, aplikasi ini akan dapat membantu evaluasi pemilihan pengembangan suatu jaringan akses yang tepat yang akan dikembangkan PT. Telkom, karena Telkom e-service berfungsi juga agar hubungan antara PT.Telkom dan customer terjalin.

Dengan adanya Telkom e-service PT.Telkom dapat mengetahui saran-saran yang diberikan oleh customer untuk mengembangkan bisnisnya, apa saja yang harus dilakukan oleh system management PT.Telkom itu sendiri. Terutama saran tentang Telkom Speedy  apakah itu melalui saluran wireless (Flexi) ataukah wireline (Direct Line Cable) . Dengan adanya DSS akhirnya PT.Telkom dapat cepat menanggapi keluhan-keluhan pelanggan dan pengambilan perusahaan pun akan lebih efektif dan efisien.


Sehingga dengan menggunakan DSS memberikan keuntungan bagi 2 pihak, baik dari segi PT.Telkom maupun dari segi customer. DSS memberikan keuntungan dari segi customer, karena dengan menggunakan DSS konsumen dapat menyampaikan keluhan-keluhan kepada PT.Telkom secara langsung. Sedangkan dari segi PT. Telkom DSS memberikan keuntungan yaitu, membuat konsumen lebih dengan PT.Telkom (RCM). Dan saran-saran serta keluhan yang diberikan oleh konsumendapat langsung ditanggapi secara tepat. Sehingga PT.Telkom dapat mengevaluasi kekurangan-kekurangan yang ada pada PT.Telkom.



Sumber : http://anhar-sib39.blogspot.com/2011/10/manfaat-dss-bagi-perusahaan-pttelkom.html